Harga Sapi Kurban, Bukan Alasan untuk Tidak Memilihnya

Kurban merupakan salah satu ibadah umat Islam dalam bentuk penyembelihan hewan kurban berupa hewan ternak seperti unta, sapi, kambing, dan domba. Di Indonesia hewan yang biasa digunakan untuk menunaikan ibadah kurban ini adalah sapi dan kambing. Harga sapi kurban satu ekor saja sudah sepadan dengan tujuh ekor kambing. Sehingga setiap pekurban mempunyai pertimbangan masing-masing dalam memutuskan hewan apa yang akan mereka kurbankan.

Antara kambing dan sapi sama saja, yang diutamakan dalam menunaikan ibadah kurban yaitu tetap pada niat tulusnya untuk berkurban. Hal ini karena syarat untuk berkurban adalah disesuaikan dengan kemampuan dan kemudahan yang ada. Menyembeli satu ekor hewan kurban sudah bisa dikatakan bahwa telah menjalankan ibadah kurban. Setiap tahun berkurban tentu sudah menjadi kebiasaan yang baik, setiap umat Islam pun ingin bisa menjalankannya setiap tahun. Harga sapi kurban cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini yang kadang menjadi masalah untuk keuangan yang pas-pasan sehingga tidak bisa untuk berkurban. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan semangat untuk tetap berusaha berkurban di setiap tahunnya. Jika belum bisa berkurban sapi maka bisa berkurban kambing. Hal terpenting dalam berkurban adalah niatnya dan manfaat yang diberikan kepada orang lain.

Harga sapi kurban dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang tidak terlalu tinggi. Harga jual sapi kurban juga disesuaikan dengan ukuran besar dan beratnya sapi. Semakin berat dan besar, harga sapi tentu akan semakin mahal. Namun, hal ini tidak mampu menurunkan peminat sapi terutama untuk dijadikan kurban di hari raya Idul Adha. Untuk tujuan ibadah tentu akan selalu dimudahkan oleh Sang Pencipta, asalkan niat tulus sudah ada dalam hati. Berkurban sapi memang akan mendatangkan manfaat bagi berbagai pihak.

Bagi para penerima daging sapi tentu akan merasa senang, karena bisa mengkonsumsinya walaupun sekali setahun. Daging sapi ini juga memiliki manfaat untuk sebagai suplai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Banyak pula orang yang menyukai daging sapi dengan rasanya yang lezat. Sebagian orang juga percaya bahwa sapi adalah hewan yang bersih sehingga susu yang dihasilkannya pun bisa diminum untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia. Dari beberapa hal tersebut membuat pekurban memilih sapi sebagai hewan yang dikurbankan. Bagi pekurbannya pun bisa mendapat manfaat selain mendapatkan pahala, ia pun ikut merasakan kebahagiaan yang orang lain rasakan.

Bagi Anda yang ingin berkurban dan mendapatkan manfaat yang lebih banyak lagi, bolehlah sesekali untuk berkurban sapi. Meskipun harga sapi kurban lebih tinggi, akan tetap dikurbankan untuk menunaikan ibadah berkurban. Selain itu, sapi juga memiliki banyak manfaat sehingga bisa menjadi rekomendasi bagi Anda yang akan menjalankan ibadah kurban.

Sistem Klarifikasi Harga Kambing

Menjelang hari raya Idul Adha, penjualan hewan-hewan kurban semakin semarak dan bermunculan. Berbagai macam cara yang dilakukan untuk menarik pembeli. Bukan hanya cara untuk menarik pembeli, tetapi harga jual hewan kurban pun juga bermacam-macam antar satu penjual dengan yang lainnya. Ternyata, terdapat sistem klasifikasi pada harga kambing kurban yang biasanya diterapkan oleh para penjual hewan kurban tersebut. Mungkin, sistem klasifikasi harga ini jarang digunakan atau dipasang pada hewan kurban sapi. Kemungkinan karena, harga sapi kurban biasa diterapkan dengan tarif yang sama dengan satu dan lainnya.

Terjadinya kenaikan harga pada hewan kurban, disebabkan karena harga produksi pada distribusi hewan kurban. Sehingga, dengan adanya kenaikan harga tersebut, membuat para penjual hewan kurban untuk memutar otak dalam menaruh tarif harga hewan kurban. Khususnya pada hewan kambing, karena peminat untuk kambing ini cukup tinggi. Oleh karena itu, untuk memudahkan para penjual hewan kurban, digunakan dan diterapkanlah sistem klasifikasi pada harga kambing kurban.

Dalam menentukan sistem klasifikasi harga, dibagi menjadi 3 klasifikasi utama yang dilihat berdasarkan pada berat badan kambing. Klasifikasi pertama yang bisa disebut juga dengan kelas A, biasanya untuk kambing yang memiliki berat badan 40 kg ke atas dipasang harga sekitar Rp 3.500.000,- hingga Rp 4.500.000,-. Klasifikasi kedua yang bisa disebut juga dengan kelas B, biasanya untuk kambing dengan berat badan sekitar 25-35 kg, dipasang dengan harga Rp 2.500.000,- hingga Rp 3.000.000,-. Klasifikasi ketiga yang bisa disebut juga dengan kelas C, biasanya untuk kambing dengan berat badan 20-25 kg, dipasang dengan harga Rp 1.800.000,- hingga Rp 2.200.000,-. Ada pula klasifikasi tambahan untuk menggambarkan atau menerapkan harga pada kambing ini. Klasifikasi tambahan tersebut yaitu, kelas super silver, kelas super gold, dan juga kelas super platinum. Kelas super silver, biasanya ditaruh untuk kambing yang memiliki berat badan sekitar 45 kg, dengan memasang harga jual sekitar Rp 5.000.000,-. Kelas super gold, biasanya ditaruh untuk kambing yang memiliki berat badan sekitar 50 kg, dengan memasang harga jual sekitar Rp 5.500.000,-. Kelas super platinum, biasanya ditaruh untuk kambing yang memiliki berat badan sekitar 60 kg, dengan memasang harga jual sekitar Rp 6.000.000,-. Sistem klasifikasi pada harga kambing kurban ini merupakan sistem yang diklasifikasikan secara umum berdasarkan standar yang biasanya digunakan oleh para pedagang hewan kurban.

Sehingga, dengan adanya kenaikan harga yang hampir setiap tahun terjadi, membuat para penjual hewan kurban kebingungan dalam menetapkan tarif harga jual yang akan mereka pasang. Para penjual hewan kurban ini pasti juga memikirkan persaingan yang terjadi antar penjual lainnya, terkait harga jual mereka. Sehingga diharapkan, dengan adanya sistem klasifikasi pada harga kambing kurban ini dapat membantu para penjual untuk memperkirakan harga jual mereka, sehingga mereka bisa berjualan secara adil dan sehat.

Harga Hewan Kurban di Tahun 2017/1438 H

Berkurban adalah sunnah muaqqadah hukumnya bagi seorang muslim. Tetapi, berkurban akan wajib hukumnya bagi Anda yang muslim dan termasuk ke dalam golongan yang mampu. Berkurban biasanya dilakukan ketika hari raya Idul Adha datang, ataupun ketika Anda hendak melaksanakan aqiqah. Nah, untuk itu Anda perlu mengetahui harga hewan kurban di tahun 2017/1438H, jika Anda ingin berkurban di tahun ini.

Maksud dari kata berkurban yaitu menyembelih hewan ternak. Nah, hewan ternak yang bisa dikurbankan, yaitu kambing, domba, sapi, ataupun unta. Namun, karena di Indonesia tidak ada unta, jadi masyarakat muslim Indonesia lebih banyak yang memilih kambing ataupun sapi sebagai hewan kurbannya. Namun, tidak sedikit juga dari mereka yang memilih domba sebagai hewan kurbannya. Perlu Anda perhatikan, tidak sembarang kambing, domba, ataupun sapi yang bisa dikurbankan, Anda perlu memilih kambing, domba ataupun sapi yang cukup umur, serta tidak cacat. Anda dapat mengkurbankan kambing, domba, atau sapi yang betina ataupun jantan. Kambing, domba, ataupun sapi yang sehat, gemuk, ataupun mandul sangat dianjurkan sekali untuk dijadikan hewan kurban Anda. Tidak heran jika Anda perlu menyisihkan banyak uang untuk berkurban. Harga hewan untuk kurban biasanya akan naik setiap tahunnya. Berikut perkiraan harga hewan kurban di tahun 2017untuk anda ketahui menjelang hari raya Idul Adha 1438H tiba.

Harga hewan kurban tahun 2017 bisa dikatakan mengalami kenaikan yang cukup tinggi, jika dibandingkan dengan harga di tahun sebelumnya. Harga untuk 1 kambing dengan berat kurang lebih 27 kg di tahun ini yaitu sekitar Rp 1.750.000,-, harganya naik Rp 150.000,- dari tahun sebelumnya. Sedangkan harga untuk 1 sapi dengan berat 220 kg di tahun ini yaitu sekitar Rp 12.250.000,-, harganya naik Rp 1.050.000,- dari tahun sebelumnya. Beda lagi harganya jika Anda memilih kambing atau sapi Palestina dan Suriah. Harga untuk 1 kambing Palestina dan Suriah dengan berat kurang lebih 45 kg yaitu sekitar Rp 4.750.000,-, harganya naik Rp 450.000,- dari tahun sebelumnya. Sedangkan harga untuk 1 sapi Palestina dan Suriah dengan berat 400 kg yaitu sekitar Rp 33.250.000,-, harganya naik Rp 33 325.000,- dari tahun sebelumnya.

Jika Anda hendak berkurban, perlu diperhatikan juga, bahwa 1 kambing dapat dijadikan sebagai hewan kurban untuk 1 orang ataupun 1 keluarga. Sedangkan 1 sapi dapat dijadikan sebagai hewan kurban untuk 7 orang, baik dengan orang yang masih 1 keluarga dengan Anda, maupun tidak. Harga hewan kurban tahun 2017 memang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Jika dilihat dari harganya, sepertinya Anda perlu mempersiapkan uang Anda dari jauh-jauh hari sebelum hari raya Idul Adha tiba, ataupun sebelum pelaksanaan aqiqah diselenggarakan. Tidak menutup kemungkinan juga kalau harganya akan naik setiap bulannya.