Sistem Klarifikasi Harga Kambing

Menjelang hari raya Idul Adha, penjualan hewan-hewan kurban semakin semarak dan bermunculan. Berbagai macam cara yang dilakukan untuk menarik pembeli. Bukan hanya cara untuk menarik pembeli, tetapi harga jual hewan kurban pun juga bermacam-macam antar satu penjual dengan yang lainnya. Ternyata, terdapat sistem klasifikasi pada harga kambing kurban yang biasanya diterapkan oleh para penjual hewan kurban tersebut. Mungkin, sistem klasifikasi harga ini jarang digunakan atau dipasang pada hewan kurban sapi. Kemungkinan karena, harga sapi kurban biasa diterapkan dengan tarif yang sama dengan satu dan lainnya.

Terjadinya kenaikan harga pada hewan kurban, disebabkan karena harga produksi pada distribusi hewan kurban. Sehingga, dengan adanya kenaikan harga tersebut, membuat para penjual hewan kurban untuk memutar otak dalam menaruh tarif harga hewan kurban. Khususnya pada hewan kambing, karena peminat untuk kambing ini cukup tinggi. Oleh karena itu, untuk memudahkan para penjual hewan kurban, digunakan dan diterapkanlah sistem klasifikasi pada harga kambing kurban.

Dalam menentukan sistem klasifikasi harga, dibagi menjadi 3 klasifikasi utama yang dilihat berdasarkan pada berat badan kambing. Klasifikasi pertama yang bisa disebut juga dengan kelas A, biasanya untuk kambing yang memiliki berat badan 40 kg ke atas dipasang harga sekitar Rp 3.500.000,- hingga Rp 4.500.000,-. Klasifikasi kedua yang bisa disebut juga dengan kelas B, biasanya untuk kambing dengan berat badan sekitar 25-35 kg, dipasang dengan harga Rp 2.500.000,- hingga Rp 3.000.000,-. Klasifikasi ketiga yang bisa disebut juga dengan kelas C, biasanya untuk kambing dengan berat badan 20-25 kg, dipasang dengan harga Rp 1.800.000,- hingga Rp 2.200.000,-. Ada pula klasifikasi tambahan untuk menggambarkan atau menerapkan harga pada kambing ini. Klasifikasi tambahan tersebut yaitu, kelas super silver, kelas super gold, dan juga kelas super platinum. Kelas super silver, biasanya ditaruh untuk kambing yang memiliki berat badan sekitar 45 kg, dengan memasang harga jual sekitar Rp 5.000.000,-. Kelas super gold, biasanya ditaruh untuk kambing yang memiliki berat badan sekitar 50 kg, dengan memasang harga jual sekitar Rp 5.500.000,-. Kelas super platinum, biasanya ditaruh untuk kambing yang memiliki berat badan sekitar 60 kg, dengan memasang harga jual sekitar Rp 6.000.000,-. Sistem klasifikasi pada harga kambing kurban ini merupakan sistem yang diklasifikasikan secara umum berdasarkan standar yang biasanya digunakan oleh para pedagang hewan kurban.

Sehingga, dengan adanya kenaikan harga yang hampir setiap tahun terjadi, membuat para penjual hewan kurban kebingungan dalam menetapkan tarif harga jual yang akan mereka pasang. Para penjual hewan kurban ini pasti juga memikirkan persaingan yang terjadi antar penjual lainnya, terkait harga jual mereka. Sehingga diharapkan, dengan adanya sistem klasifikasi pada harga kambing kurban ini dapat membantu para penjual untuk memperkirakan harga jual mereka, sehingga mereka bisa berjualan secara adil dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *